oleh

BlN Vaksinasi Pelajar Jabar

Infojabar.id, Depok – Badan Intelijen Negara (BIN) kembali memberikan vaksinasi di wilayah Jawa Barat (Jabar) dengan sasaran pelajar, santri, lansia dan masyarakat umum. BIN juga melakukan vaksinasi pada para pelajar Sekolah Dasar (SD) usia 6 hingga 11 tahun di Kota Depok, Jawa Barat.

Kepala BIN Jawa Barat, Brigjen Deddy Agus Purwanto menjelaskan, vaksinasi terhadap pelajar SD usia 6 hingga 11 tahun di Jawa Barat sesuai surat Kemenkes Nomor:SR.01.02/4/3309/2021 baru diizinkan 9 Kabupaten dan Kota, yakni Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung Barat.

“Ini merupakan yang pertama di Indonesia, vaksinasi yang menyasar pelajar tingkat SD. Kita sediakan 400 dosis vaksin Covid-19, untuk pelajar kelas 3, 4 dan 6 SD, dimana untuk yang pertama kali vaksinasi umur 6 sampai 11 tahun,” ujar Deddy, belum lama ini.

Vaksinasi yang menyasar pelajar SD, lanjutnya, bertujuan guna mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dimana vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Suntik vaksin sangat penting, dengan adanya vaksinasi akan tercipta herd immunity atau kekebalan komunal. Ini sebagai ihktiar kita melawan pandemi, apalagi pembelajaran tatap muka kini sudah mulai dilaksanakan,” jelasnya.

Sementara itu Kepsek SDN Mekarjaya 7 Sukmajaya, Kota Depok, Maman menyambut baik vaksinasi yang dilakukan BIN Jawa Barat pada peserta didik di sekolahnya. “Kami sangat apresiasi vaksinasi yang dilakukan BIN pada siswa/siswi sekolah kami. Hal ini membuat kami tidak khawatir bila melakukan pembelajaran tatap muka. Apalagi prokes 5M tetap kami terapkan,” jelasnya di sela kegiatan.

Risiko penularan Covid-19, tambahnya, saat ini masih tinggi dan cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan adalah dengan mematuhi protokol kesehatan serta selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun serta jangan banyak berkerumun.

Terpisah, Kepsek SDN Sukamaju 3 Cilodong, Kota Depok, Rosanah Nurdiani mengungkapkan, dengan pemberian vaksinasi kepada para peserta didik di sekolah membuat dirinya tidak khawatir dalam melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas meski di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah seluruh siswa/siswi dari kelas 1 sampai kelas 6 di sekolah kita, sudah disuntik vaksin sinovac dosis kedua. Jadi kita juga wali murid dalam melaksanakan PTM tanpa khawatir dan selalu terapkan disiplin 5 M,” tutupnya. (dra/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed